Pelangi . . .

Februari 11, 2009 at 3:15 pm 4 komentar

Pelangi sering diibaratkan sesuatu yang indah dalam konteks beberapa kata penghiburan, seperti ‘Tuhan selalu memberi pelangi disetiap hujan seperti tawa disetiap tangisan’, atau ‘untuk seseorang, kita harus bisa menjadi pelangi saat badai datang menghampirinya’ dan masih banyak lagi . . .

Dulu, saya selalu mempunyai kesan sendiri terhadap munculnya pelangi. Waktu saya masih kecil, di Sekolah Minggu, seorang suster menyuruh anak muridnya menggambar keindahan alam yang diciptakan Tuhan, saya menggambar sebuah gunung (yang saat itu digambar oleh hampir semua anak TK diseluruh dunia dengan bentuk segitiga samakaki) berikut jalan yang melengkung dan sebuah pelangi tiga warna, merah-kuning-ijo… dan kalau ditanya suster pengajar saya, saya menjawab “Pelangi itu luncuran buat para malaikat untuk datang ke bumi Sus…” J Jadi, sejak kecil saya menganggap pelangi adalah ‘jembatan’ untuk malaikat datang ke bumi.

Setelah sedikit dewasa, saya tau kalau pelangi itu hasil pembiasan antara uap air dan sinar ultraviolet yang membentuk spektrum warna yang terdiri dari tujuh warna yang disebut mejikuhibiniu –MerahJInggaKUningHIjauBIruUngu- (penjelasan berikutnya saya kurang tau karena fisika bukan pelajaran favorit saya J). Tapi di otak saya tetap terekam bahwa image pelangi adalah baik.. J

Tapi, segala image itu sudah berubah sekarang. Sadis memang kalau saya menghapuskan segala image pelangi yang baik dan yang sudah tertanam sejak saya masih polos dengan satu kejadian yang benar-benar menggerus hati dan perasaan saya. (sebelum saya bercerita, saya harus minta maaf kepada Pacar saya, ‘aku ga ada maksud apa-apa nulis ini nay, Cuma karena lagi hujan, inspirasi tentang pelangi ini muncul… dia dalam cerita ini Cuma tokoh pelengkap saja buat ngasih kesan penguat ke postingan ini’).

Seseorang yang pada akhirnya menjadi kepingan masa lalu yang benar-benar saya buang jauh dibelakang, mengawali untuk membuka hati saya dengan percakapan singkat tentang pelangi. Saat itu dia bilang bahwa ia percaya kalau pelangi membawa kabar baik dan ketika kita make a wish saat pelangi itu muncul, permintaan kita pasti dikabulkan. Jadilah saat itu saya membuat sebaris singkat permohonan konyol ( Konyol karena memohon sesuatu kepada pelangi . . . J). Sejak saat itulah kami dekat dan dia berhasil mengambil hati saya, memilikinya, kemudian meremukkannya dan menghempaskannya jauh kedalam, yang kemudian hanya mampu menyisakan genangan air mata dan sebuah luka yang mendalam untuk saya nikmati seiring kepergiannya.

Dan sejak saat itu pula, setiap pelangi muncul menghiasi langit setelah hujan turun membasahi bumi, saya hanya mencibiri kedatangan pelangi, lalu kemudian merasakan benci saat kejadian itu terulang kembali dalam ingatan saya. Dalam hati saya selalu berkata bahwa dia hanya pelangi dalam hidup saya yang hanya datang sebentar saja, untuk memberi sedikit keindahan, lalu kemudian menghilang meninggalkan kehampaan dan kekosongan setelah matahari kembali bersinar. Matahari yang kini ada dan berhasil menyingkirkan pelangi itu, sekaligus membuat semua awan gelap dalam hidupku menyingkir dan pergi jauh dari kehidupan saya.

This posting maybe describe how I love you now, NAY . . .

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

pengen jadi apa kamu ? menang ! !

4 Komentar Add your own

  • 1. broto_freaks  |  Maret 24, 2009 pada 7:10 pm

    coba comment ya…
    mungkin ada bnrnya kadang kita sedih hanya bs menkmati & mrskan keindhan hnya utk smtra. Tapi lyaknya kita wajib berbahagia bs mrskan keindhan tsb walau smtra, krn semua hal di dunia ini akan indah pada waktunya sesuai kehendak Tuhan.

    wiss ahh, ya kyak gt deh comment ku

    Balas
  • 2. Ferdian Adi  |  Mei 6, 2009 pada 12:25 pm

    Hai..adiknya Mas Donny kan? Saya jadi ingin mengunjungi blog anda setelah membaca posting terakhir Mas Donny..your great brother..tulisan itu mengesankan. Salam kenal ya. Selamat ulang tahun juga.
    Pelangi itu tetap indah kok dia beragam warnanya. Saya rasa pelangi sejati itu ada pada kasih sayang kakakmu dan orang tuamu…hehe maaf kalo sok tahu.

    Balas
  • 3. DV  |  Mei 8, 2009 pada 1:20 am

    Jebul nduwe blog tho kwe, Cit hahaha!

    Balas
  • 4. Ferdian Adi  |  Mei 9, 2009 pada 9:34 am

    Nah lho…saya aja langsung tahu dri commnet-nya Citra di blognya mas Donny …eee, mas Donny yg kakaknya malah baru tahu…hhihihi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.